latest articles

BDIGroups

BDIGroups

Big Data International Groups adalah situs web yang dikembangkan untuk mengumpulkan lebih banyak entri dari seluruh dunia dengan menawarkan hadiah dan keberhasilan yang tepat dari banyak anggota mereka di Malaysia dan saat ini berkembang menjadi Asia (Combodia, Indonesia, Thailand, dan China) ) Seperti yang dilakukan oleh situs pemasaran situs web lainnya. BDIG berspesialisasi dalam Teknologi IT dan Komputasi seperti Pengembangan Web dan Perangkat Lunak.

 Untuk menjelaskan perencanaan bisnis BDIG Anda dapat merujuk ke video di bawah ini:



Ini adalah perusahaan yang menggunakan bisnis high-end melalui keterampilan Web Development dan Software mereka kepada pelanggan mereka. Markas resmi BDIG telah dibuka di Combodia dan kini telah diperluas di seluruh Asia.

Saya memilih BDIGroup karena saya BISA MENJADI BOSS UNTUK BISNIS YANG LEBIH BAIK DENGAN PRODUK DASAR BDIG. BDIG menawarkan kesempatan untuk memperoleh pendapatan melalui pembelian, penjualan, dan penghematan Koin Keuangan (FC) yang dikalikan dan dikembalikan ke peserta dalam bentuk komisi setiap hari. Anggota dapat memilih apakah akan menjadi INVESTOR atau NETWOKER sesuai dengan kemampuan dan kemampuan mereka. Sebagai Networker, saya dapat memperoleh FC ini secara GRATIS di bawah Sponsorship Bonus dalam waktu 14 hari (tanpa modal) atau harus membayar RM45 @ 10FC (BE iNVESTOR) untuk mempertahankan tautan bersponsor saya.


GRAND LAUNCHING 
BIG DATA INTERNATIONAL GROUPS



BAGAIMANA SISTEM PENGHASILAN 
BDIG BEKERJA?


Banyak yang sudah tahu bagaimana BDIG memberikan kepada peserta yang memilih menjadi INVESTOR dan mengumpulkan FC sebagai penghasilan PASIF mereka. Meski begitu bagi mereka yang baru dan ingin memahami aliran FC BDIG ini dapat dijelaskan sebagai berikut:

APA ITU COMPAUNDING?


Compaunding atau juga dikenal sebagai retopup di Biz BDIG adalah metode yang dapat diterapkan oleh anggota untuk lebih meningkatkan keuntungan mereka tanpa membuat sponsor. Anggota hanya perlu menunggu nilai Finansial mereka untuk mencapai 10FC dalam pedang FC dan menerapkan topup lagi seperti yang mereka lakukan pertama kali untuk bergabung dengan BDIG. Nilai FC Retopup akan dialihkan ke 200% dan akan ditambahkan ke dompet Coin Cash Saving (FCS) mereka. Tindakan ahli akan meningkatkan jumlah tabungan yang akan mempengaruhi nilai komisi yang akan diterima setiap hari.
Misalnya: Anggota bergabung dengan BDIG dengan modal 100FC, mereka melakukan pengisian pertama kali dan akan menerima 200FC dalam dompet FC. Pada hari pertama hingga hari ke-6, komisi 1% dikembalikan ke dompet FC dan ketika hingga hari ke-6 di dompet mereka, FC mereka akan menjadi 11.70FC. Pada hari ke-6, anggota dapat membuat pengganda menguntungkan dari FC. Oleh karena nilai minimal topup adalah 10FC, anggota hanya dapat membuat retopup 10FC dan saldo dalam FC akan ada 1.70FC sementara dalam FCS pula akan menjadi 208.30FC.
Untuk retopup berikutnya, anggota harus menunggu 10FC dikumpulkan di dompet FC dan akan memakan waktu 5 hari. Perbedaan waktu untuk mengimplementasikan retopup pertama dan kedua akan terjadi karena komisi harian akan lebih besar dihasilkan.




LET'S JOIN BUSINESS

Ayo mulai bisnis dengan profit yang luar biasa ini
sekarang juga, jangan sampai kesempatan ini terlewat begitu saja.





WA : 0812-1562-6385
Read more

GERAKAN POLITIK DAN HISTORIS ISLAM DI INDINESIA






Awal Pergerakan Reformis Islamisme di Indonesia
Konsep negara Islam sebagai refleksi cita-cita gerakan Islamisme tak usai hingga saat ini. Karena penerus-penerus ide terus bermunculan seiring perkembangan negarawan yang paling vokal menyuarakan Negara Islam ialah Mohammad Natsir. Natsir pernah berpendapat iklim keislaman di Indonesia. Salah satu tokoh “memang Rasulullah tidak perlu menyuruh mendirikan negara. Akan tetapi tanpa Islam, negara bisa berdiri, dan memang sudah berdiri sebelum dan sesudah Islam. Di zaman unta dan pohon korma sudah ada negara; zaman kapal terbang juga ada negara, dengan maupun tidak dengan Islam. Namun Islam datang membawa beberapa aturan tertentu untuk mengatur negara, supaya negara itu menjadi kuat dan subur, dan boleh menjadi wasilah yang sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan hidup manusia yang berhimpun dalam negara itu, untuk keselamatan diri dan masyarakat, untuk kesentosaan perseorangan dan umum” (Natsir, 2014: 27).
Transformasi Islamisme menuju Sebuah Gerakan Baru
Gerakan Islam merupakan gerakan keagamaan yang muncul dari pergeseran orientasi keberagamaan dan ketidak puasan terhadap organisasi-organisasi ekstra kampus yang menyuguhkan kegiatan sekuler dan juga terhadap dua organisasi besar yaitu Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah yang dianggap tidak concern mengubah masyarakat menjadi Islami (Edy, 1993: 12).
Meminjam istilah dari Abdurrahman Wahid, Kelompok Islam tersebut mengklaim sebagai pewaris tunggal kebenaran dan karena-nya muslim yang berbeda dianggap kurang Islami atau bahkan kafir. Seperti pendahulunya, yakni DDII, kelompok ini gencar melakukan infiltrasi ke dalam lembaga pendidikan, ins-tansi pemerintah, masjid, maupun ormas-ormas Islam, tak terkecuali Muhammadiyah dan Nahdhatul Ulama (NU). Hingga akhirnya, Muhammadiyah menerbitkan SK PP Muham-madiyah Nomor 149/Kep/I.0/B/2006 yang berisi tentang penolakan terhadap infiltrasi tersebut, pun halnya dengan NU melalui forum Bahtsul Masa’il nya (Wahid, 2000: 44). Pembahasan mengenai klaim pembenaran ini akan dibahas pada bagian selanjutnya.
Simpulan
Transformasi bentuk per-juangan Islamisme dari yang sebelumnya berwujud gerakan kemasyarakatan yang agitatif dan propagandis pada masa pra dan pasca kemerdekaan, kemudian menjadi gerakan kajian keagamaan yang pasif, hingga kemudian kembali menjadi sebuah gerakan kemasyarakatan yang aktif memperjuangkan Islamisme sebagai ref-leksi modernitas masyarakat dewasa ini telah menunjukkan progress maksimal bagi Islamisme itu sendiri. Islamisme dalam bentuk gerakan juga pada akhirnya merestui persatuan umat Islam dari berbagai mahzab mulai dari Islam tradisionalis hingga Islam Transnasionalis dalam satu ruang dan wadah yang sama walaupun prosesnya masih harus menunggu munculnya common enemy dan menumbalkan Ahok sebagai target sasaran sekaligus pemersatu.

Sumber : Klik Link

Read more

GLOBAL SALAFISM




Kalau ditilik, mengenai salafism global ini buming sejak peristiwa pengeboman gedung kembar WTC di Amaerika pada tanggal 11/9/2001.setelah adanya peristiwa ini maka ramailah orang membicarakantentang salafism atau wahabisme global. Mengapa? Karena terungkap pelakunya ada kaitanya dengankelompok salafi jihad yang dikomandanioleh Usama bin Laden. Berlanjut kemudian dengan kejadian Bom Bali, Bom JW Merriot, Bom Paris dan seterusnyamemunculkanimage di kalangan barat bahwa Islam itu identik dengan kekerasan, identik dengan sejarah Barat menjalaskan bahwa slogan idealisme islam sebagai rahmatan lil alamiin, rahmat bagi penduduk dunia, berubah menjadi ancaman bagi perdamaian dunia.
Dari hasil bacaan sementara penulis menghimbau bahwa kita harus hati-hati menggunakan istilah-istilah yang berseliweran dalam media sosial dan media massa. Menurut Amin Abdullah, kita harus membedakan antara 1. Salaf (al-salaf al-saleh), 2. Salafiyyah ( salafiyyah nahdiyyah NU) dan 3. Salafi. Ketiganya memiliki makna dan implikasinya masing-masing. Kalau kata salaf diartikan secara bahasa adalah orang-orang yang mendahului atau hidup sebelum zaman kita. Secara istilah , generasi tiga abad pertama sepeninggalan Rasulullah  S.A.W.
Adapun tokoh-tokoh yang memiliki andil besar terhadap munculnya salafisme sebagaidokterin, menurut Meijer diantaranya adalah Imam Ahmad bin Hanbal yang dikenbal dengan ahli hadist (780-855), Taqiyuddin ibn Taymiyah (1263-1328) yang menyerukembali kepada Al-Qur’an dan Al-Hadist. Dan pada abad ke- 18dipertegas oleh Muhammad bin Abd Wahhab (1703-1792) dengan gerakan Wahabisme yang dimulai di Nejd, Arabia Tengah, yang berupaya mereformasi masyarakat agar kembali pada ajaran Tauhid. Ia menilai masyarakat sedang tersesat jalan yang menyimpang dari ajaran islam yang murni. Oleh sebab itu, salah satu cara untuk meraih keselamatan dan kembali kepada kejayaan Islammasa lampau adalah dengan penegasan kembali kepada ajaran tauhid dan kembali pada Al-Qur’an dan As-sunnah.
Dalam hal ini, ia lebih condong pada pemikiran Ibn Taymiyah dari pada pemikiran Imam Ahmad bin Hanbal. Ia menjelaskan bahwa orang yang tidak mengikuti doktrin tauhid dinamai dengan kafir atau murtadyang boleh diperangi dengan jalan jihad melawan mereka.
Pada abad ke-20, muncul pula pemikir-pemikir Salafi, di Mesirada Hasan Al-Banna (1906-1949) dengan mendirikan kelompok Ikhwanul Muslimun dan Abu A’la Al-Maududi (1903-1978) mendirikan partai Jama’at Al-Islamidi Indo-Pakistan. Mereka memperkenalkan gerakan pemikiran yang berusaha mendefinisikan Islam sebagai idiologi politik berhadapan dengan idiologipolitik besar seperti sosialisme. Mereka menekankan bahwa kemunduran umat Islam karena kurangnya solidaritas dan persaudaraan di kalangan kaum muslimin.dari upaya ini maka lahirlah beberapa kelompok turunan seperti Hizbut Tahrir di Lebanon, FIS di Aljazair.gabungan dari kelompok-kelompok Salafi-Wahabi yang berpolitik dengan Ikhwan Al-Muslimin yang berpolotok inilah, menurut Meijer, yang dinamai dengan salafi jihadi saat ini. Salafi Jihadi juga banyak banyak terpengaruh dengan doktrinjihad yang dicetuskan oleh Sayyid Qutbsalah satu seorang pembesar Ikhwanul Muslimin dalam kitab Ma’alim di Al-tariq yang menjadi rujukan kelompok Islamis di seluruh dunia, yang mengatakan tentang keabsahan memerangi razim yang tidak saleh. Ini terbukti dengan adanya mobilisasijihad ke Afganistan sewaktu Invasi Uni Soviet (1979-1989 ) yang memperluas penyebaran pemikiran jihad Sayyid Qutb.

Sumber : Klik Link

Read more

Fenomena Neorevivalisme Islam dalam Dunia Internasional


Fenomena neorevivalisme Islam dengan gerakan-gerakan pendukungnya membawa karakteristik radikal dalam dunia internasional. Terwujudnya tatanan Tuhan dan negara Islam global serta persatuan muslim berdasar syariat Islam menjadi idealisme dalam neorevivalisme Islam (Tibi 2000, 69). Bagi neorevivalis, Islam merupakan ideologi yang harus ditegakkan. Idealisme itu dicapai melalui manhaj (metode) berbeda. Gerakan neorevivalis Islam mengagungkan prinsip Al-Islamu ya’lu walaa yu’la ‘alaihi (Islam itu tinggi dan tiada yang dapat menandingi ketinggiannya, HR Bukhari dan Ad-Daruqutni). Gerakan ini bersifat transnasional karena menjalar dan memiliki jaringan di berbagai negara.
Menurut Dekmeijan (2001, 14) terdapat lima prinsip utama para ideolog neorevivalisme Islam. Pertama, din wa dawlah. Islam merupakan sebuah sistem kehidupan total dan universal. Pemisahan antara din (agama) dan dawlah (negara) tidak dikenal dalam Islam. Kedua, penerapan Al Quran dan As-Sunnah secara puritan. Ketiga, puritanisme dan keadilan sosial. Keempat, kedaulatan dan hukum Allah berdasarkan syariat. Kelima, komitmen kuat mewujudkan tatanan Islami. Karena itu, umat Islam harus menghancurkan tatanan jahiliyyah dan kekuasaan duniawi melalui jihad. Tujuan jihad adalah menaklukkan semua penghambat penyiaran Islam berupa negara, sistem sosial, ataupun tradisi asing. Jihad dilakukan secara komprehensif termasuk dengan cara kekerasan.

Neorevivalisme Islam: Tandingan terhadap Kosmopolitan atau terhadap Identitas Barat?

Berdasarkan pemaparan sebelumnya, menjadi menarik untuk mengkaji faktor-faktor kemunculan fenomena neorevivalisme Islam dalam dunia internasional. Sebab, tesis tulisan ini berbeda dengan studi yang dilakukan oleh Oliver Roy mengenai fundamentalisme Islam. Roy (1999) berargumen bahwa fenomena Islamisme atau neorevivalisme Islam ini telah berakhir dan mengalami kemunduran sejak pasca-Perang Dingin. Sebaliknya, realita yang tampak menunjukkan kecenderungan pergerakan yang konsisten dalam fenomena neorevivalisme Islam sejak awal pergerakan neorevivalis Islam pada dekade 1930-an. Konsistensi pergerakan neorevivalis dapat dilihat dari berbagai prinsip pemikiran dan ajaran tokoh-tokohnya yang berasal dari dekade 1930-an bahkan hingga era kontemporer.
Menurut Wibowo dan Wibisono (2001), terdapat tiga hal inspirator kemunculan gerakan antiglobalisasi kontemporer. Pertama, situasi perekonomian dunia secara umum semakin terpuruk. Kedua, organisasi internasional didominasi oleh kepentingan negara-negara Barat. Ketiga, dominasi mirip kolonialisme abad ke-19 oleh negara Barat atas negara sedang berkembang dan negara miskin. Terkait dengan hal ini, Samuel Huntington (1999) mengategorikan beberapa jenis respon komunitas non-Barat terhadap hegemoni Barat. Menurut Huntington, ekspansi peradaban Barat menimbulkan respon yang tidak seragam. Beberapa pihak menerima seluruh peradaban Barat, sebagian lainnya bersikap kompromi, dan pihak lain menolak secara tegas.

Sumber : Klik Link

Read more

RESENSI BUKU NON FIKSI YANG BAIK DAN BENAR


Kumpulan Contoh Resensi Buku Non Fiksi yang Baik dan Benar

Contoh Resensi Buku Non Fiksi – Apakah kamu pernah mendengar kata resensi ? Kata resensi digunakan ketika seseorang sedang membicarakan tentang penerbitan buku ataupun novel. Pada artikel ini, kita akan membahas lengkap mengenai pengertian resensi beserta contoh resensi buku non fiksi.
     Kita menyediakan beberapa contoh yang cukup lengkap mengenai resensi buku non fiksi pada artikel ini. Jika kamu mengalami kesulitan untuk meresensi buku, maka kamu berada di tempat yang sangat tepat 🙂
Berikut ini adalah penjelasan mengenai resensi secara lengkap :
Isi Artikel

Pengertian Resensi Buku



Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, resensi adalah pembicaraan buku atau ulusan mengenai sebuah buku. Isi dalam sebuah resensi buku atau novel adalah bahasan singkat dan jelas yang memberikan penjelasan dan pendapat mengenai buku atau novel tersebut.

Dalam meresensi sebuah buku atau novel berarti telah menilai dan mengungkapkan kembali isi buku tersebut sesuai dengan pemikiran kamu. Sebenarnya menulis resensi bertujuan untuk memberikan informasi buku yang telah diulas kepada masyarakat luas.
Selain itu, meresensi sebuah buku atau novel bertujuan untuk menyampaikan kepada pembaca tentang sebuah buku yang dibuat penulis. Apakah buku atau novel tersebut mempunyai nilai lebih atau tidak.
Ketika kamu sudah memahami tujuan dari meresensi buku, selanjutnya kamu harus mengetahui unsur-unsur apa saja yang harus diperhatikan dalam meresensi sebuah buku atau novel.
Ada dua unsur yang harus diperhatikan, yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Beberapa unsur intrinsik yang harus diperhatikan adalah penokohan, tema, alur, gaya bahasa, amanat, dan latar.
Sedangkan yang termasuk kedalam unsur ekstrinsik adalah latar belakang pengarang, pandangan hidup pengarang, dan situasi sosial.
Setelah kamu memahami unsur-unsur ini, kamu akan dengan mudah meresensi sebuah buku atau novel. Berikut adalah beberapa contoh resensi buku non fiksi :

Tujuan Resensi



Berikut ini adalah beberapa tujuan meresensi buku :

  1. Mengajak para pembaca untuk berdiskusi lebih jauh tentang masalah yang diangkat dalam karya yang dibuat resensi. Entah itu berupa buku, novel ataupun majalah.
  2. Resensi dibuat untuk memberikan pemahaman serta informasi secara lebih kepada pembaca tentang sebuah karya yang akan diresensi.
  3. Memberikan pertimbangan kepada pembaca tentang kelayakan sebuah karya untuk dibaca atau diterbitkan.
  4. Memberikan jawaban dan informasi kepada pembaca mengenai pertanyaan-pertanyaan yang sering dilontarkan oleh pembaca mengenai sebuah karya yang telah diterbitkan.

Manfaat Resensi



Beberapa manfaat resensi buku atau novel :

  1. Sebagai bahan pertimbangan dan memberikan gambaran secara umum kepada pembaca tentang suatu karya dan untuk mempengaruhi mereka atas karya tersebut.
  2. Mendapatkan uang atau imbalan serta buku-buku yang akan diresensi secara gratis dari penerbit buku apabila karya yang diresensinya di muat di koran atau majalah.
  3. Merupakan sarana atau media promosi buku. Buku yang di resensi merupakan buku baru yang belum pernah di resensi oleh orang lain. Dengan demikian, resensi merupakan sebagai media promosi buku baru tersebut untuk menarik perhatian orang yang suka membaca.
  4. Pengembangan kreatifitas. Semakin sering menulis, maka kita akan semakin terlatih untuk lebih berinovasi dalam menulis. Hal ini dilakukan untuk dapat mengembangkan kreativitas yang kita miliki.
    Jenis Jenis Resensi

Jenis Jenis Resensi


Berikut ini adalah jenis-jenis resensi buku :

1. Resensi Informatif

Resensi informatif adalah resensi yang hanya memberikan informasi mengenai isi dari resensi secara singkat dan umum dari keseluruhan buku atau karya.

2. Resensi Deskriptif

Resensi deskriptif adalah resensi yang membahas secara lebih detail pada tiap bagian atau babnya.

3. Resensi Kritis

Resensi kritis adalah resensi yang berbentuk ulasan secara lebih detail dengan metodologi ilmu.

Unsur Unsur Resensi



Berikut ini adalah unsur unsur resensi buku atau resensi novel :

1. Identitas Buku

Identitas buku meliputi :
  • Judul Buku
  • Nama Pengarang
  • Nama Penerbit
  • Ketebalan Buku
  • Tahun Terbit
  • Nomor Edisi
Identitas buku juga dapat meliputi ukuran buku, warna dan ilustrasi jilid buku. Akan tetapi dalam kepentingannya dengan penulisan resensi hal ini jarang sekali dimunculkan atau dibuat.

2. Ikhtisar Buku

Ikhtisar buku disusun berdasarkan pokok-pokok yang terkandung dalam buku. Akan tetapi karena buku yang akan di resensi berupa novel maka cara menentukan pokok-pokoknya berbeda dengan buku non fiksi.
Pokok-pokok isi novel dapat ditentukan dengan berdasarkan keadaan maupun peristiwa-peristiwa penting yang digambarkan di dalam novel.

3. Kepengarangan

Sosok pengarang sering kali diceritakan dalam resensi novel. Hal ini berkaitan dengan latar belakang, keahlian, sikap-sikap, dan karya-karya yang dibuat olehnya Bagian-bagian tersebut diceritakan secara ringkas dan pada umumnya tidak melebihi satu paragraf.
Sosok pengarang pada umumnya dicantumkan di halaman pertama atau dibagian belakang novel tersebut. Dari sanalah kamu bisa berbicara tentang unsur kepengarangan.
Untuk pengarang yang sudah terkenal, kamu dapat membaca dari sumber-sumber lainnya seperti di internet.

4. Keunggulan dan Kelemahan Buku

Keunggulan dan kelemahan buku pada resensi dapat berkaitan dengan unsur-unsur novel. Terhadap unsur-unsur ini, kamu dapat memberikan penilaian, baik itu berdasarkan kesederhanaan, kejelasan, kekhasan, penguasaan masalah, dan aspek-aspek lainnya yang dapat kamu tentukan sendiri sesuai dengan kreatifitas kamu.

Cara Meresensi Buku Non Fiksi yang Baik dan Benar



Bagian-Bagian dalam Meresensi Buku :
  1. Judul resensi
  2. Judul buku yang akan di resensi
  3. Indentitas buku
  4. Rangkuman atau sinopsis padu buku
  5. Kelebihan buku
  6. Kekurangan buku
  7. Pendapat penulis

1. Menentukan Buku yang Akan di Resensi

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan buku yang akan di resensi. Buku yang layak untuk diresensi adalah buku yang memenuhi syarat sebagai berikut :
  • Berisi hal-hal yang aktual
  • Berkualitas baik
  • Belum pernah di resensi
  • Terbitan baru

2. Menuliskan Identitas Buku

Identitas buku yang harus kamu perhatikan adalah judul buku, penulis, penerbit, kota tempat terbit, tahun terbit, dan berapa jumlah halaman yang terdapat pada buku tersebut.
Contohnya :
Judul Buku : Muhammad Al Fatih 1453
Penulis : Felix Siauw
Penyunting : Salman Iskandar
Penerbit : Al Fatih Press
Cetakan : Kelima, November 2013
Tebal Buku : XXVI + 320 halaman
ISBN : 978 602 17997 03

3. Menulis Rangkuman atau Sinopsis Buku

Merangkum isi buku bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai isi buku. Kamu harus membaca buku tersebut secara menyeluruh dengan cermat untuk dapat memahami isinya. Rangkuman harus mencerminkan garis besar isi buku secara keseluruhan.

4. Mengemukakan Kelebihan dan Kekurangan Buku

Setelah merangkum isi buku, kamu harus menuliskan apa kelebihan dan kekurangan isi buku. Itu artinya kamu harus menilai buku tersebut.
Dalam penilaian itu, kamu dapat memberikan tanggapan pribadi terhadap buku yang kamu resensi. Meskipun demikian, penilaian yang kamu berikan haris dilakukan secara jujur dan objektif.

5. Menulis Resensi Secara Lengkap

Setelah kamu memperoleh data yang lengkap, selanjutnya data tersebut kamu resensi dengan sebuah tulisan yang padu.
Dan jangan lupa memberikan rekomendasi atas kelayakan buku tersebut untuk dibaca.

Contoh Resensi Buku Non Fiksi #1


Cewek Smart

Identitas Buku
Judul Buku : Cewek Smart
Pengarang Buku : Ria Fariana
Penerbit Buku : Gema Insani
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2008
Tebal Buku : 200 halaman

Sinopsis Cewek Smart

Buku memang dirancang untuk membantu remaja perempuan agar dapat menyikapi permasalahan yang terjadi disekitar kita. Buku ini juga mengupas bagaimana menjadi seorang perempuan yang cerdas dan mempunyai kepribadian yang baik sesuai syariat Agama Islam.
Perempuan yang cerdas sesuai syariat adalah seseorang yang dapat menggunakan kecerdasannya untuk menambah keimanannya. Perempuan cerdas itu tidak diukur dari seberapa tinggi nilai raportnya.
Tetapi bagaimana caranya ia mampu menyelesaikan suatu permasalahan dalam hidupnya dengan tolak ukur tertentu yang penuh tanggungjawab.
Secara umum, buku ini berisi dasar-dasar menjadi seorang perempuan yang sholeha. Bagaimana sih menjadi perempuan yang cerdas sesuai syariat ? Apa perlu perempuan itu harus centil ?
Kita enggak perlu yang namanya pacaran. Semuanya bermuara pada sejumlah nasehat sederhana dan praktis yang dapat membantu untuk menyikapi suatu permasalahan.
Buku ini mampu memabantu menyadarkan remaja perempuan untuk bersikap sesuai syariat Agama Islam. Dengan membaca buku ini, kamu dapat merenungkan mana yang seharusnya dilakukan dan yang tidak dilakukan.
Di buku ini terdapat banyak kata-kata bijak seperti “Islam mendorong perempuan untuk cerdas agar ia tidak muda di bodohi oleh siapapun”.

Kelebihan Buku

Dapat menuntun remaja perempuan zaman sekarang untuk hijrah ke jalan yang benar sesuai syariat Agama Islam. Bahasa buku ini mudah sekali untuk dipahami, karena bahasanya merupakan bahasa yang populer dan gaul. Cover buku ini juga sangat menarik dengan kartun yang lucu dan penuh warna yang menambah nuansa keistimewaan buku ini.

Kekurangan Buku

Buku ini sangat sedikit penjualannya dan gambar ilustrasi yang terdapat dalam buku ini masih bewarna hitam putih.

Contok Resensi Buku Non Fiksi #2


Tips & Trik Jago Main Rubik

Identitas Buku
Judul Buku : Tips & Trik Jago Main Rubik
Penulis Buku : Wicaksono Hadi
Penerbit Buku : Gradien Mediatama
Cetakan : 1, 2009
Tebal Buku : 184 halaman

Sinopsis Tips & Trik Jago Main Rubik

Rubik merupakan permainan puzzle mekanik berbentuk kubus yang mempunyai enam warna yang berbeda pada setiap sisinya. Ditemukan pada tahun 1974 oleh Profesor Erno Rubik.
Profesor Erno Rubik adalah seorang arsitek dan pemahat asal Hungaria. Dengan waktu yang tidak lama, rubik menciptakan sensasi Internasional. Setiap orang ingin memilikinya dan memainkannya.
Demam ini menjalar baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Ada sesuatu yang memikat pada kubus kecil ini. Ia mempunyai konsep yang serhana, elegan, namu secara mengejutkan sangat sulit untuk diselesaikan.
Satu demi satu kompetisi lokal diadakan untuk berlomba menyelesaikan permainan rubik. Diantaranya adalah United Kingdom Rubik’s Cube Championship (Desember 1981), American Rubik’s Cube Championship (November 1981), Canada Rubik’s Cube Championship (Maret 1982).
Puncaknya adalah pada bulan Juni 1982 untuk pertama kalinya diselenggarakan Rubik’s Cube World Championship di Budapest, dimana orang-orang dari berbagai negara dipertemukan oleh permainan rubik.
Kejuaraan tersebut dimenangkan oleh pelajar Vietnam yang baru berumur 16 tahun dengan catatan waktu hanya 22,95 detik. Suatu prestasi yang luar biasa sekali.
Ketertarikan publik pada permainan rubik mulai memudar menjelang tahun 1990-an. Orang-orang sudah terlalu kesal saat mencoba menyelesaikan tapi tak kunjung berhasil.
Sebagian orang lebih tertarik dengan kehadiran video game elektronik pada saat itu. Namun hingga hari ini, lebih dari 30 juta rubik telah terjual, menjadikannya sebagai permainan puzzle terlaris di Dunia sepanjang masa.
Dengan kemunculan internet, rubik akhirnya bangkit. Pada tahun 2000-an, petunjuk untuk dapat menyelesaikan rubik telah banyak ditemukan di internet. Demam rubik pun kembali melanda untuk kedua kalinya.
Puncaknya terjadi pada tahun 2003, ketika World Championship kedua yang diadakan di Canada. Rubik dipandang sebagai permainan yang positif, melatih motorik, daya ingat, serta mampu mendorong pemainnya untuk menjalin komunitas dan berkompetisi secara sehat.

Kelebihan Buku

Buku ini mempunyai banyak gambar yang menarik, penjelasannya lebih terperinci dan jelas, serta terdapat indeks untuk kata-kata yang sulit dimengerti.

Kekurangan Buku

Masih terdapat beberapa kata yang sulit dimengerti dan tidak terindeks pada bagian indeks.

Contoh Resensi Buku Non Fiksi #3


Pengantar Filsafat Pendidikan

Identitas Buku
Judul Buku : Pengantar Filsafat Pendidikan
Penulis Buku : Drs. Uyoh Sadulloh, M.pd
Penerbit Buku : Alfabeta, CV
Cetakan : II
Tebal Buku : 183 halaman
Tahun Terbit : 2004

Sinopsis Pengantar Filsafat Pendidikan

Pendidikan merupakan kegiatan yang hanya dilakukan manusia yang mencakup semua pengalaman serta pemikiran manusia tentang makna dari pendidikan.
Pendidikan sebagai suatu praktek dalam kehidupan, sama halnya dengan kegiatan-kegiatan lain. Seperti kegiatan ekonomi, agama, hukum, dan lain-lain.
Selain itu, kita sebagai manusia juga dapat mempelajari pendidikan secara akademik. Baik itu secara empirik yang bersumber dari pengalaman seseorang, maupun dengan jalan perenungan-perenungan.
Yang pertama kita sebut sebagai praktek pendidikan, sedangkan yang kedua disebut sebagai teori pendidikan.

Kelebihan Buku

Buku ini mampu memberikan informasi tentang sumber nilai dan bagaimana manusia dapat memperoleh nilai tersebut karena pendidikan pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dengan nilai.

Kekurangan Buku

Buku ini kurang memberikan pemahaman bagi pembaca khususnya bagi pemula sehingga pesan yang mau diutarakan oleh pengarang tidak tersampaikan pada pembaca.

Contoh Resensi Buku Non Fiksi #4



Agar Menulis-Mengarang Bisa Gampang

Identitas Buku
Judul Buku : Agar Menulis-Mengarang Bisa Gampang
Pengarang Buku : Andrias Harefa
Penerbit Buku : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2002
Halaman : I-IX + 103 halaman

Sinopsis Agar Menulis – Mengarang Bisa Gampang

Aktivitas menulis sering kali dikaitkan dengan bakat yang dimiliki oleh seseorang. Tidak selamanya bakat bisa membuat aktivitas tulis menulis menjadi selancar dan semudah apa yang kita bayangkan.
Berulang kali pakar ahli menyatakan bahwa menulis adalah pelajaran dasar yang sudah kita peroleh semenjak dibangku sekolah dasar dan bahkan di taman anak-anak.
Dengan kata lain, mengarang adalah keterampilan ketika sekolah dasar. Namun, sering kali ketika kita hendak menuangkan ide-ide dalam bentuk tulisan, kata “bakat” selalu dijadikan sebagai kambing hitam yang selalu dipersalahkan.
Mengarang bukanlah pekerjaan yang mudah. Namun, juga bukan merupakan suatu hal yang sulit untuk dikerjakan. Jika komitmen itu senantiasa dijaga, maka proses menulis dan mengarang menjadi lebih mudah.
Komitmen tersebut adalah janji pada diri sendiri bahwa saya akan menjadi seorang penulis yang hebat. Jadi, menulis itu enggak perlu mempunyai bakat. Sebab bakat tidak lebih dari minat dan ambisi yang terus menerus dikembangkan.

Kelebihan Buku

Materi yang terkandung dalam buku ini memberikan semangat pada pembaca untuk dapat berkarya, yaitu dengan cara menulis dan mengarang. Buku ini juga mampu menyajikan ide-ide kreatif dan motivasi dalam proses belajar menulis dan mengarang.

Kekurangan Buku

Secara implisit buku ini ditulis secara asal dan terkesan mahal.

Contoh Resensi Buku Non Fiksi #5

Remaja Membangun Kepribadian

Identitas Buku
Judul Buku : Remaja Membangun Kepribadian
Penulis Buku : Anna Windyartini S.
Tahun Terbit : 2008
Penerbit : Nobel Edumedia
Tebal Buku : IX + 79 halaman

Sinopsis Remaja Membangun Kepribadian

Buku ini terdiri dari beberapa bab yaitu :
Bab I (Berbagai Jenis Kecerdasan dalam Diri Manusia)
Menjelaskan tentang berbagai macam kecerdasan yang berada dalam diri manusia dan cara-cara yang bisa ditempuh untuk mengembangkan intelegasi kecerdasan tersebut.
Dalam pembahasan ini diambil dari beberapa sumber yang sangat terpercaya, yaitu para ahli Internasional yang sangat profesional di bidang intelegensi, diantaranya adalah Howard Gardner yang merupakan psikolog dari Amerika Serikat yang mengemukakan tentang sepuluh macam intelegensi berdasarkan penelitian yang ia lakukan, yaitu Kecerdasan Lingustik, Kecerdasan Logis Matematis, Kecerdasan Musikal, Kecerdasan Tubuh Kinestetik, Kecerdasan Spasial, Kecerdasan Intrapersonal, Kecerdasan Naturalis, Kecerdasan Spiritual, dan Kecerdasan Eksistensial.
Tidak hanya itu, pada bab pertama ini juga menjelaskan cara-cara yang cocok untuk mengembangkan potensi intelegensi seseorang yang dapat didukung dari hasil pengamatan dan penelitian para ahli.
Bab II (Memanfaatkan Berbagai Intelegensi)
Dijelaskan bahwa setiap orang mempunyai potensi yang berbeda-beda dan tidak ada orang yang tidak mempunyai potensi sehingga perlu di cari tahu dan perlu untuk dikembangkan. Tidak hanya itu saja, di dalam buku ini juga dibahas tentang visi dan misi yang harus ada dalam setiap diri seseorang agar bisa mengembangkan potensi dirinya dengan baik.
Selain itu, dalam bab ini juga dibahas tentang managemen dan cara untuk belajar dan mengembangkan potensi diri sesuai dengan kebutuhan atau potensi masing-masing individu sehingga semuanya dilalui dengan mudah.
Bab III (Study is Beatiful)
Tidak begitu banyak yang dibahas dalam bab ini, tapi cukup meyakinkan pembaca bahwa belajar itu adalah suatu hal yang sangat indah dan menyenangkan sehingga memunculkan motivasi tersendiri untuk lebih bersemangat dalam belajar.
Bab IV (Berbagai Kisah Tentang Belajar)
Pada bab ini, membahas tentang pengalaman belajar dari kebanyakan orang dan juga membahas kisah-kisah unik dan menarik seputar perjalanan belajar seseorang yang diceritakan secara terbuka oleh orang-orang yang pernah mengalaminya. Cerita-cerita yang diangkat benar-benar membuat para pembaca termotivasi dan lebih bersemangat dalam belajar.

Kelebihan Buku

Buku ini mempunyai pembahasan yang singkat namun sangat mudah dipahami. Buki ini juga ditulis berdasarkan dengan gagasan yang dapat dipercaya seperti ahli psikolog dunia, nasional, dan bahkan survei langsung dari masyarakat.
Contoh-contoh yang digunakan dalam buku ini juga sangat menarik dan memberikan motivasi bagi para pembacanya agar lebih semangat dalam belajar.

Kekurangan Buku

Masih terdapat kata-kata yang mungkin sulit dimengerti oleh kalangan pelajar. Gambar ilustrasi pada buku ini masih kurang jelas sehingga akan menimbulkan kebosanan bagi para pembacanya.
Motivasi dalam buku ini harus dianalisis lebih dalam lagi. Karena minimnya pemaparan bagi para pembacanya.

Contoh Resensi Buku Non Fiksi #6

The Magic Smile “SENYUM”

Identitas Buku :
Judul Buku : The Magic Smile “SENYUM”
Pengarang Buku : Athif Abul’Id
Penerbit : Al-Jadid
Jumlah Halaman : 108

Sinopsis The Magic Smile

Tidak seorangpun yang dapat memungkiri sihir senyuman dan efeknya terhadap orang lain. Betapa banyaknya senyuman yang dapat membuka hati seseorang dan mempengaruhi pikiran orang lain.
Senyum memperlihatkan perilaku sederhana, tapi jika dilihat pada hakikatnya, senyum mempunyai perilaku kompleks yang dapat memikat dan menarik perhatian.
Secara psikis senyum itu terdiri dari banyak makna dan arti. Ada senyum jujur, senyum palsu, dan senyum yang lainnya.
Di buku ini membahas semua macam tentang senyuman. Kita dapat mengetahui senyum yang ideal itu senyum yang seperti apa. Di buku ini kamu juga bisa mengetahui arti dari senyuman orang lain.
Di bagian pertama buku, penulis menjelaskan tentang jenis-jenis senyuman yang ragamnya hingga delapan belas senyuman. Senyum jujur merupakan pilihan yang paling terbaik dan merupakan kunci dari kebahagiaan yang hakiki.
Bagian kedua, dijelaskan tentang kemampuan senyuman jujur yang dapat membuka hati yang terkunci dan dapat mempengaruhi orang lain. Pada bagian ini juga dijelaskan mengenai bantahan terhadap sangkaan orang bahwa orang yang memiliki wajah masam itu melambangkan ketugahan dan kebijsanaan seseorang.
Semua dibahas dengan fragmen-fragmen yang nyata dari orang-orang yang telah berhasil membuka hati seseorang yang mempengaruhi mereka.
Bagian ketiga, penulis mengajak kita untuk berdiskusi tentang segenggaman manfaat senyuman yang dapat menebarkan kebahagiaan.Senyuman juga merupakan jalan kesuksesan dan dapat meningkatkan kepercayaan diri seseorang.
Pada bagian ke empat, penulis menjelaskan pengaruh senyuman bagi psikologi seseorang. Disini juga membahas esensinya tentang pengaruh senyuman terhadap kesehatan seseorang, baik itu secara umum maupun secara khusus. Senyuman ternyata juga mempunyai pengaruh terhadap otak seseorang.
Bagian ke lima, penulis lebih fokus membahas tentang senyum dalam ruang lingkup keluarga. Pondasi dasar yang paling sederhana dari dalam diri seseorang. Penulis bercerita tentang pengaruh istri yang tersenyum kepada suaminya. Apakah senyumi istri mempunyai mempengaruh ?
Ibu yang handal, yang mampu tersenyum dalam mendidik anak-anaknya merupakan suatu manifestasi positif yang mampu mencerdaskan generasi-generasi penerus bangsa. Interaksi-interaksi yang dilahirkan dari sebuah senyuman mampu membuat ketentraman hati seseorang baik secara fisik maupun secara psikis.
Pada akhir pembahasan, penulis mengambil sebuah kesimpulan dari apa yang sudah penulis bahas. Senyuman jujur muncul dari dalam hati seseorang yang merupakan kunci yang dapat merubah kehidupan seseorang ke arah yang lebih baik.

Kelebihan Buku

Buku ini sangat memotivasi bagi siapa saja yang membacanya. Ketika kamu membaca buku ini, ekspresi wajah kamu pasti akan senyum-senyum sendiri. Selain itu, buku ini memiliki ilustrasi-ilustrasi cerita pengalaman seseorang yang mampu menarik perhatian pembaca yang akan menambah citra buku ini.

Kekurangan Buku

Kurangnya ilustrasi dalam buku ini akan menjenuhkan para pembaca, khususnya bagi orang-orang yang tidak suka membaca.
Itulah beberapa contoh resensi buku non fiksi terlengkap dan terbaru beserta pengertian resensi, unsur unsur resensi, manfaat resensi, tujuan resensi, dan cara meresensi buku yang baik dan benar. Semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan kamu tentang bagaimana caranya meresensi buku non fiksi yang baik dan benar.



Sumber : KLIK
Read more